Menko Muhadjir Minta Stok Vaksin Covid-19 Dihabiskan

39 views

Menko Muhadjir Minta Stok Vaksin Covid-19 Dihabiskan - Muhadjir Effendy Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) meminta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota tidak menumpuk vaksin virus Covid-19 di gudang, tetapi memaksimalkan vaksinasi virus Covid-19 di daerah masing-masing. "Stok yang ada habiskan untuk vaksinasi tahap satu sesuai dengan perintah Bapak Presiden," kata Menteri Muhadjir di Balikpapan hari Senin tgl 26 Juli 2021, dikutip dari Antara.

Muhadjir menegaskan tidak boleh ada vaksin virus Covid-19 yang tertahan dengan alasan untuk tahap kedua. Untuk vaksin Sinovac, kata dia, setiap orang harus mendapat dua kali suntikan vaksin dalam rentang waktu 14 hari agar efek kekebalan bisa maksimal. Namun, vaksin tahap pertama juga sudah efektif meningkatkan daya tahan tubuh penerimanya. Muhadjir mengunjungi Puskesmas Sepinggan Baru, kemudian Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Kota Balikpapan, unit yang menyimpan dan mendistribusikan vaksin dan obat-obatan virus Covid-19 di Kota Minyak.

"Saat ini kami sudah memberikan vaksinasi tahap pertama bagi 21,3 persen jiwa penduduk Balikpapan dan 10 persen untuk tahap kedua," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Balikpapan dr. Andi Sri Juliarty pada kesempatan yang sama. Dengan jumlah penduduk sudah mencapai 688.000 orang, kata dia, berarti tidak kurang dari 136.000 orang yang divaksin virus Covid-19 di daerah ini sejak vaksinasi pertama kali pada tgl 29 Januari 2021.

Ia menjelaskan, vaksinasi kini tidak hanya oleh Dinas Kesehatan, tetapi juga oleh TNI, Polri, dan instansi lain yang berkompeten. "Kecepatan vaksinasi tergantung pada pasokan vaksin. Pada hari Selasa tgl 27 Jul vaksin di Dinkes sudah habis untuk vaksinasi massal di Dome," jelas Juliarty. Dia menambahkan, vaksinasi tersebut merupakan pemberian dosis kedua bagi 610 orang.