Petugas Polri Tewaskan Tiga Orang Dalam Penembakan Bar Jakarta

47 views

Petugas Polri Tewaskan Tiga Orang Dalam Penembakan Bar Jakarta - Seorang petugas yang sedang tidak bertugas telah ditetapkan sebagai tersangka atas penembakan mematikan di bar Jakarta Barat yang menewaskan tiga orang, termasuk seorang tentara, dan melukai satu orang pada Kamis pagi. Penembakan sekitar pukul 04.30 itu menyusul perselisihan antara petugas yang diidentifikasi berinisial Brigadir C.S. itu, dan menghalangi karyawan atas tagihannya. Kepala Kepolisian Jakarta Insp. Jenderal Fadil Imran membuat permintaan maaf publik beberapa jam setelah kejadian.

"Tersangka langsung ditahan pagi ini dan ditetapkan sebagai tersangka setelah kami melakukan penyidikan TKP," kata Fadil dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya. “Sebagai Kapolres Jakarta, atasan tersangka, saya mohon maaf kepada masyarakat, keluarga korban, dan TNI. Doa dan pikiran saya menyertai mereka, ”kata Fadil. C.S. tiba di Kafe RM di Jakarta Barat sekitar pukul 02.00, saat bar hendak tutup, kata juru bicara Polda Metro Jaya Kombes. Yusri Yunus mengatakan pada konferensi pers. “Dia minum di bar sampai pukul 04.00 dan terlibat pertengkaran dengan pegawai bar terkait tagihan,” kata Yusri. Menurut sumber, petugas itu dikenai biaya Rp 3,3 juta ($ 238) untuk minuman tersebut. Petugas yang mabuk marah dengan tagihan dan mengeluarkan senjatanya.

"Dia menembak empat orang, menewaskan tiga orang di tempat dan melukai satu orang lagi, yang kini dirawat di rumah sakit," kata Yusri. Para karyawan yang terbunuh tersebut diidentifikasi sebagai Martinus Kardo Rizky Sinurat, seorang tentara yang mengambil pekerjaan sambilan sebagai petugas keamanan bar, kasir Manik, dan Feri Saut Simanjuntak. Manajer Bar Hutapea terluka dalam insiden itu. Laporan mengatakan tersangka datang ke bar ditemani seorang wanita, yang identitasnya tidak diungkapkan. Juru bicara Kodam Jakarta Letkol Herwin Budi Saputra mendesak polisi mengusut tuntas penembakan yang menewaskan salah satu anak buahnya itu.

Dia mengatakan perintah itu "memantau secara dekat" penyelidikan polisi yang sedang berlangsung. "Kami mengimbau semua tentara di lapangan agar tidak terprovokasi oleh insiden ini," katanya. Penembakan maut itu merupakan insiden terbaru dalam beberapa bulan terakhir yang mencoreng reputasi polisi. Itu terjadi hanya seminggu setelah 12 petugas dari Polres Astana Anyar di Bandung, Ibu Kota Bandung, ditangkap karena diduga mengonsumsi sabu-sabu. Pada Januari, petugas terlibat baku tembak yang menewaskan empat anggota kelompok garis keras Front Pembela Islam FPI, yang mendorong Komisi Nasional Hak Asasi Manusia meluncurkan penyelidikan.

Leave a reply "Petugas Polri Tewaskan Tiga Orang Dalam Penembakan Bar Jakarta"

Author: 
    author